Dana Desa Mengalir, Wajah Sumbertebu Makin Cerah: Infrastruktur Baru Tuntas Dibangun, Warga Makin Sejahtera
Mojokerto- Semangat gotong royong dan kemandirian terus menggelora di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Berkat optimalisasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, wajah desa ini kian bersinar dengan dituntaskannya serangkaian pembangunan infrastruktur vital. Program yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga ini berhasil menyelesaikan beberapa proyek fisik strategis tepat pada akhir Juni lalu.

Baca Juga : Satpol PP Mojokerto Segel Empat Reklame Ilegal di Lokasi Strategis
Kepala Desa Sumbertebu, Mukhlason Rosyid, dengan penuh antusias memaparkan capaian pembangunan yang menyentuh hajat hidup orang banyak ini. “Alhamdulillah, komitmen kami untuk membangun dari pinggiran dengan melibatkan masyarakat langsung membuahkan hasil nyata. Hingga pertengahan tahun ini, sejumlah program prioritas telah kita rampungkan,” ujarnya.
Revitalisasi Total untuk Akses yang Lebih Baik dan Aman
Berikut adalah beberapa proyek unggulan yang telah selesai dibangun:
-
Jembatan Dusun Gampang: Dari Sempit dan Rapuh Menjadi Lebar dan Kokoh.
Jembatan yang menjadi urat nadi penghubung bagi warga Dusun Gampang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan. “Kita lakukan revitalisasi total karena kondisi jembatan lama sudah mengalami penurunan fungsi dan aksesnya sangat sempit, membahayakan pengguna,” jelas Mukhlison. Jembatan baru ini tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga memperlancar arus distribusi hasil pertanian dan ekonomi warga. -
Tembok Penahan Tanah (TPT) Dusun Sumberbendo: Siaga Menghadapi Ancaman Longsor.
Dibangun di area dengan kontur tanah yang rawan pergeseran, TPT ini merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk keselamatan warga. Konstruksi kokoh ini berfungsi mencegah abrasi tanah dan kerusakan jalan. “Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari kesiapsiagaan kita. Kita masih ingat betul dampak dari luapan Kali Tekuk yang pernah terjadi. TPT ini menjadi benteng pelindung bagi rumah-rumah warga dan infrastruktur jalan desa,” paparnya tegas. -
Drainase dan Jalan Rabat Beton Dusun Glonggongan: Solusi Tuntas Genangan Air.
Dusun Glonggongan seringkali menghadapi masalah genangan air (banjir lokal) yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kini, dengan sistem drainase baru yang dirancang efektif, air hujan dapat dialirkan dengan lebih optimal. “Drainase ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan menjaga kebersihan lingkungan dari air yang menggenang,” imbuh Mukhlison. Pembangunan jalan rabat beton di dusun yang sama semakin melengkapi perbaikan ini, menciptakan akses yang lebih nyaman dan bebas dari kubangan.
Dampak Ganda: Selain Infrastruktur, Perekonomian Warga Tergerek
Yang membanggakan, seluruh proses pembangunan dilakukan dengan skema Padat Karya Tunai, yang secara sengaja melibatkan tenaga kerja lokal. “Ini adalah prinsip kami. Dana Desa harus berputar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sumbertebu sendiri. Dengan melibatkan warga sebagai tenaga kerja, pembangunan ini juga menjadi stimulus bagi perekonomian keluarga,” tegas Mukhlison.
Kunci Keberhasilan: Partisipasi Aktif Masyarakat
Keberhasilan program ini tidak lepas dari proses perencanaan yang partisipatif. Seluruh program dirumuskan melalui musyawarah desa yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. “Dari awal, kami ingin memastikan bahwa setiap proyek yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan dan dapat dinikmati secara berkelanjutan. Partisipasi aktif warga lah kuncinya,” pungkas Mukhlison Rosyid.
Optimalisasi Dengan dituntaskannya infrastruktur-infrastruktur dasar ini, Desa Sumbertebu telah melangkah lebih pasti menuju desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Pembangunan yang tepat sasaran dan melibatkan seluruh komponen masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa Dana Desa, ketika dikelola dengan transparan dan akuntabel, mampu membawa perubahan yang berarti hingga ke akar rumput.