Amukan Angin Kencang, Pohon Bintaro Tumbang dan Timbulkan Kerusakan di Sekitar SMPN 7 Mojokerto
Mojokerto- Warga di sekitar Jalan Karyawan, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, digegerkan oleh insiden tumbangnya sebuah pohon bintaro berukuran besar. Peristiwa yang terjadi pada siang hari, itu dipicu oleh amukan angin kencang yang melanda kawasan tersebut meski hanya berlangsung singkat.

Baca Juga : Lansia 73 Tahun Ditemukan Meninggal Dan Membusuk Di Ruang Tamunya
Pohon peneduh yang tepat berada di depan gerang SMP Negeri 7 Mojokerto itu tidak kuasa menahan terpaan angin. Dengan suara menggelegar, pohon itu akhirnya roboh dan menimpa jalan serta bagian dari bangunan sekolah. Kejadian ini sempat membuat panik sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pengendara yang melintas.
“Anginnya tiba-tiba datang dengan hebat, hanya beberapa detik, lalu bruk… pohonnya langsung tumbang. Suaranya sangat keras. Untung saja tidak ada orang yang sedang lewat di bawahnya, bisa-bisa celaka,” ujar Rila, seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut, menggambarkan mencekamnya situasi saat itu.
Dampak Kerusakan dan Kepanikan di Lokasi
Akibat robohnya pohon tersebut, akses jalan di depan sekolah langsung terputus total. Batang dan ranting pohon yang besar berserakan menutupi seluruh badan jalan, menghalangi lalu lintas kendaraan untuk sementara waktu.
Bukan hanya itu, dampaknya juga merusak fasilitas. Ujung atap bangunan SMPN 7 Mojokerto yang baru saja selesai direnovasi mengalami kerusakan ringan. Lebih parah lagi, unit komponen outdoor AC yang terpasang di dinding luar sekolah ikut rontok diterjang batang pohon.
Kepanikan sempat melanda para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di seberang lokasi. Mereka bersiap-siap mengungsi ketika melihat pohon besar itu ambruk dan menjalar ke arah mereka. Syukur, naluri menyelamatkan diri berbicara lebih cepat. Semua pedagang masih memiliki waktu untuk menjauh sehingga tidak ada satu pun yang menjadi korban.
“Kami langsung lari menyelamatkan diri. Pohonnya jatuh persis ke arah lapak kami. Alhamdulillah, semua selamat, hanya barang dagangan yang sempat berantakan,” tutur salah seorang pedagang.
Respon Cepat Petugas dan Penyebab Insiden
Menyadari insiden ini mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi bahaya, warga dan pihak sekolah segera melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Tim gabungan dari BPBD dan Damkar (Pemadam Kebakaran) Kota Mojokerto pun langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Mereka bekerja cepat memotong dan mengangkut batang pohon yang berserakan untuk mengamankan situasi dan membuka akses jalan kembali.
Achmad Kurniawan, Agen Informasi Bencana Mojokerto BPBD Jawa Timur, yang turun langsung memantau, mengonfirmasi bahwa pohon yang tumbang adalah jenis Bintaro dengan diameter batang mencapai 30 sentimeter.
Menurutnya, insiden ini tidak terlepas dari kondisi fisik pohon itu sendiri yang sudah rapuh. “Setelah kami tinjau, batang pohon ini sudah dalam kondisi keropos. Faktor usia dan mungkin juga kesehatan pohon yang sudah menurun, ditambah dengan terpaan angin kencang yang tiba-tiba, akhirnya membuatnya tidak stabil dan tumbang,” jelas Achmad kepada awak media di lokasi kejadian.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk melakukan pengecekan dan perawatan rutin terhadap pohon-pohon besar, terutama yang berada di kawasan padat penduduk dan fasilitas umum, untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.